Puisi

Larik-larik Minggu

Dia memejamkan mata, setelah seharian bergumul tawa kawan sejawat. Itu terjadi di penghujung malam minggu. Begitu terbangun di minggu pagi. Kesepian menyambutnya. Memang dia sendiri yang mengkhendaki demikian. “Kemarin sudah sering bertemu orang. Sekarang saatnya sendiri,” ujarnya. “Bukankah kita harus berlaku adil?” Air mulai dipanaskan. Kopi dituang dalam gelas kaca. Secangkir untuk akhir pekan. Kretek?…… Continue reading Larik-larik Minggu

Cerpen

Hukuman Yang Tepat Untuk Penderita Cacar

SEMUA MATA TERTUJU pada Bontar. Tegang. Orang dewasa yang membawa anak kecil, menutup mata anaknya, seakan sedang terjadi adegan asusila di muka umum. Orang dewasa tanpa anak kecil, memilih berjarak, cukup jauh. Tidak ada yang sudi mendekat. Bahkan mereka kompak  menutup hidung masing-masing. “Itu bisa menular dari udara,” ujar salah satu orang dewasa tanpa anak…… Continue reading Hukuman Yang Tepat Untuk Penderita Cacar

Cerpen

Tidak Ada Azan Magrib Hari Ini dan Seterusnya

SEBAGAI SEORANG SAHABAT, hal yang paling cukup melegakan ialah ketika melihat sahabatku masih hidup. Hal lain yang lebih dari cukup ialah ketika melihat sahabatku masih dapat tersenyum bahagia. Untuk hal-hal yang lain, seperti bagaimana cara dia berbusana, selera musik, potongan rambut, pemilihan minyak wangi, keyakinan beragama, kaos kaki, ataupun orientasi seksualnya. Aku tidak mau mengurusi.…… Continue reading Tidak Ada Azan Magrib Hari Ini dan Seterusnya

Intisari

Zakat Ibarat Menanam Pohon Pisang

APABILA MELIHAT POHON PISANG, waktu seakan menarik ingatan saya pada hari-hari yang lalu. Menjatuhkan saya pada dataran kenangan yang berisi kegiatan penuh keringat dan kotor bersama Kakek. Usia saya masih belasan tahun, belum juga merasakan bangku Sekolah Menengah Atas. Ketika Kakek pada suatu sore yang cerah memberikan saya sebuah cangkul kecil. “Ayo, ikut. Sekali-kali tanganmu…… Continue reading Zakat Ibarat Menanam Pohon Pisang

Resensi

Membaui Mitologi Nusantara dalam Aroma Karsa

Seorang pemuda yang dibesarkan di tengah hamparan sampah Bantar Gerbang mendulang emas. Pemuda itu bernama Jati Wesi. Kepiawaiannya meracik tiruan parfum Puspa Ananta milik produsen parfum terkemuka Kemara. Membawanya pada bab baru dalam biduk kehidupan juga percintaannya. Raras Prayagung, bos besar perusahaan Kemara memboyong Jati ke rumahnya dan mengikat kontrak seumur hidup untuk Jati bekerja…… Continue reading Membaui Mitologi Nusantara dalam Aroma Karsa

Cerpen

Lagu Yang Sama Untuk Dua Kisah Sekaligus

I’ll fight the future for you (maybe), telah menjadi bait lirik favoritnya. Begitu kalimat tersebut menjadi kor pada akhir lagu, pikirannya disangga oleh kenaifan masa remaja, keegoisan, perdebatan tak penting, emosi yang meletup di atas motor, panasnya ranjang kamar, air mata yang melulu terbuang, dan tawa yang sering kali pecah karena hal remeh. Yang terjadi…… Continue reading Lagu Yang Sama Untuk Dua Kisah Sekaligus