Intisari

Yang Tidak Dikhendaki Datang

Aku benci jika ia sudah tiba-tiba datang. Tanpa ketuk pintu, main nyelonong lewat jendela, lalu merokok di atas kasur. Atau dengan cara-cara yang tidak masuk akal lainnya. Yang lebih menyebalkan darinya, ucapan-ucapannya yang dilontarkan spontan, namun kadang selalu benar. Seperti ucapannya pada malam itu. Ia terbahak lebih dulu sebelum memuntahkan kalimat: “Kamu menjadi wartawan, kan,…… Continue reading Yang Tidak Dikhendaki Datang

Uncategorized

Pekerjaan Yang Paling Sial Di Bumi

Saya pikir pekerjaan paling sial adalah tukang sampah. Sepanjang waktu hanya berkutat dengan bau busuk menyengat hidung; akrab dengan berbagai asma, bronkitis, kurap, dan jamur; berteman lalat dan belatung; diintai berbagai kuman. Semua itu belum termasuk tak adanya hal yang bisa membuat calon mertuamu berbangga hati. Tukang sampah termarjinalkan dalam struktur sosial. Sial. Sial. Sial.…… Continue reading Pekerjaan Yang Paling Sial Di Bumi

Singkat Saja

Ihwal Celana Bolong

Ada yang sedang saya perjuangkan pada beberapa waktu belakangan ini. Saya sedang mati-matian menghadapi diri sendiri. Ihwalnya… Ketika saya menyadari celana panjang hitam yang biasa saya pergunakan untuk bekerja, mulai timbul bolongan kecil; setidaknya (sampai dengan saat ini) terdapat tiga bolongan. Lalu ketika saya menyadari keuangan mulai menipis. Itu semua karena rokok. Karena saya merokok.…… Continue reading Ihwal Celana Bolong

Artikel

Mereka yang Bersedia Berkorban Mengamankan Natal di Katedral

Ikrar Setiawan bersandar pada sebuah tiang lampu jalan, persis di seberang pintu keluar Gereja Katedral, Jakarta. Di bawah terpaan sinar lampu, wajahnya tampak lesu. Pandangannya sayup. Namun, Ikrar tak membiarkan matanya terkatup, apalagi sampai jatuh tertidur. “Ngantuk sebenarnya,” kata Ikrar saat saya temui, Senin (24/12/2018) malam. Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB, Ikrar sudah bergegas…… Continue reading Mereka yang Bersedia Berkorban Mengamankan Natal di Katedral

Artikel

Balada Alya Nonton Lumba-Lumba yang Dikritik Namun Diklaim Mendidik

Belum sempat turun dari sepeda motor yang dikendarai Ayahnya, Alya (8 tahun) sudah tak sabar ingin melihat lumba-lumba di Pentas Lumba-Lumba & Aneka Satwa di Grand Depok City, Kota Kembang, Depok, pada pertengahan November lalu. “Mana lumba-lumbanya? Kok enggak ada,” celetuknya polos. “Itu di dalam,” jawab Yuli Setiawati (35 tahun), Ibunda Alya, sambil menunjuk sebuah bangunan…… Continue reading Balada Alya Nonton Lumba-Lumba yang Dikritik Namun Diklaim Mendidik

Intisari

Sebelum Berani Mati, Harus Berani Hidup

Ya Tuhan. Teman saya pernah mengatakan sesuatu pada saya. Ketika itu malam masih dingin akibat sore hujan turun deras. Tanpa perapian dan bir pletok, kami hangat karena obrolan. Dia membisik, seraya menegaskan bahwa apa yang hendak diucapnya adalah sebuah keseriusan yang harus saya simak dengan serius juga. “Kita harus berani mati di jalan Allah!” ujarnya…… Continue reading Sebelum Berani Mati, Harus Berani Hidup