Intisari

Garut Yang Indah, Sayang Papa

Sudah hampir tiga tahun belakangan ini, saya hilir mudik ke Garut, lebih intens dari pada tahun-tahun sebelumnya. Orang tua yang memutuskan pindah dari Depok ke Garut adalah pemicunya.

Pulang ke Garut bisa berarti sekali bagi saya. Selain tentunya melepas rindu pada Mama serta Adik-adik di sana. Pulang ke Garut selalu menjadi wahana menyegarkan pikiran dari keruwetan berjibaku di Ibu Kota.

Udaranya yang dingin, panorama alamnya yang melimpah dan indah adalah buah cipta Big Boss pemilik semesta yang sayang untuk dilewatkan percuma. Saya selalu senang berplesiran keliling Garut. Mensunyikan diri dalam buaian Gunung Darajat, merendam diri dengan air panas Cipanas, numpang bakar rokok di Gunung Papandayan, merasakan hempasan angin laut Puncak Guha, atau sekedar menikmati view kota dari Ngamplang.

Pantas saja Sukarno senang berada di kota itu, sampai menjulukinya kota Intan.

Kota ini memang menakjubkan, udaranya sejuk dan dikeliling pegunungan hingga menuai julukan Swiss Van Java, seperti dirancang untuk menikmati hidup. Bahkan adik saya yang nomor dua, sampai tak mau lagi pindah ke Depok. Sudah kadung nyaman menetap di Garut.

Garut benar-benar kota yang kaya dengan keindahan alamnya, tempat di mana 182.275 kepala keluarga (KK) miskin bernafas. Kota yang dianugerahi potensi alam melimpah, yang diberi julukan oleh  Marwan Jafar (Eks-Menko Kemendes) sebagai Kabupaten Tertinggal di Jawa Barat.

Sebuah daerah seluas 3.065,19 kmyang mampu membuat bingung penduduknya mencari pekerjaan, hingga pada akhirnya berkelana keluar kota. Mereka tersebar dalam ruangan pangkas rambut, warung kopi, warung makan, dsb. Mereka kalah saing dengan Chevron yang menancapkan paku di Darajat. Atau dengan PT. AIL yang mampu mengkontrak Papandayan dalam jangka waktu 55 tahun.

Garut, kota yang melimpah ruah sumber daya alamnya. Ternyata papa.

Semoga adik saya yang nomer dua masih kerasan menetap di sana.

 

Advertisements

One thought on “Garut Yang Indah, Sayang Papa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s