Intisari

Jakarta Lunak, Bung!

Ibu tua itu sedang menanti usianya yang mungkin akan mencapai setengah abad lebih. Sambil menunggu, dia duduk santai dibilik dagang kepunyaannya yang sudah reyot namun masih layak. Sendiri saja, kadang Suaminya duduk di samping menemani. Yang setia hanyalah tongkat jalan yang selalu digenggam. Matanya mengawasi jalan Palmerah Utara yang ramainya minta ampun. Sembari siap-siap, menyambut calon pembeli yang datang.

Sudah setahun terjadi pengapuran dalam tubuhnya itu. Sebetulnya dia bisa saja tinggal di rumah anaknya yang kini terpencar di berbagai daerah: Depok, Bintaro, atau Jakarta Timur. Diurusi anak-cucunya. Tak perlu repot berjibaku dengan debu jalanan seperti ini.

Tapi Ibu tua bertongkat itu, malah memilih berdiam diri di bilik dagang. Alasannya sangatlah sederhana, Ibu tua ingin mereduksi stres dalam jiwanya. Daripada di rumah hanya menonton televisi, Ibu tua lebih memilih di atas trotoar jalan menyapa semua orang. Baginya, itu adalah salah satu obat dari sakit yang diderita.

Yang penting untuk digaris bawahi adalah Ibu tua melakukannya atas kesadaran dirinya yang penuh. Bukan karena dorongan hal lain di luar dirinya.

Ibu tua adalah teman baru saya selama menjadi pegawai di sekitaran Palmerah. Kami tak saling memperkenalkan nama. Dia hanya tau saya dari kebiasaan, yang selalu beli kretek setengah bungkus. Namun malam itu, doanya menyelimuti saya pulang. “Hati-hati yaa, semoga selamat sampai rumah.” Doa yang membuat saya tersenyum sepanjang jalan kaki menuju Stasiun Palmerah.

Dia adalah Ibu tua yang sedang menanti usia, duduk sendiri menunggu calon pembeli, sekaligus pejuang sakit. Tapi tak lupa meluangkan waktu untuk mendoakan orang lain.

Jakarta yang digadang-gadang orang keras. Terkesan begitu lunak, jika melihat Ibu tua ini.

Depok, 28 Januari 2017
p.s. Ditulis saat Saturdaynite. Sebagai bukti bahwa menjadi tuna-asmara itu harus produktif.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s