Puisi

Terheran-heran

3ABDF4FD00000578-0-image-a-17_1480069949449

Aku terheran-heran
Menjadi sarjana ya sudah
Buku tak kurang aku baca
Nongkrong tak dekat aku jelajah
Tapi pintar datangpun tidak

Aku terheran-heran
Makhluk apakah aku ini ?
Dibilang binatang tapi berakal
Dibilang manusia tapi binal
Diberi titah malah mursal

Aku terheran-heran
Apakah layak berjumpa dengan mu ?
Apakah pantas aku ucap rindu ?
Ketika kau datang aku malah lalai
Ketika kau beri aku malah abai

Terheran-heran aku
Tidak pula kamu jera
Terus mendekapku tanpa jarak
Walau aku memberi sekat
Kamu tak izinkan aku sekarat

Terheran-heran aku
Kepada kebaikan tak berbatasmu
Semoga kelak aku diizinkan bersimpuh
Tak apa terus bodoh asal itu ridhomu
Sehingga kelak aku layak bertemu

Depok, 10 Juni 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s