Puisi

Menjerit Berbisik

sufisultan91

Aku ucap namamu namun masih terdengar mereka
Aku pelankan lisan dan tidak cukup ternyata
Aku berbisik tentangmu namun masih sayup kentara
Maka aku serahkan pada nafas untuk merapal namamu

Sungguh hubungan ini begitu mewah
Sehingga aku takut ada yang mencurinya

Sebab itu aku menjeritkan beribu kata tanpa makna
Apalagi tujuannya selain untuk mengecoh seribu telinga
Biarlah kata-kata itu dicuri, dilumat habispun aku rela
Agar hubungan mewah antara kita masih dapat aku jaga lezatnya.

Depok, 22 Juni 2017
(Beberapa hari lagi Idul Fitri tiba dan Ramadhan berakhir. Namun kerinduan ini tetap berlangsung.)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s