Puisi

Pemabuk Ulung

drunken-angels-wolfgang-peter
Drunken Angels by Wolfgang Peter

Aku ini pemabuk bahkan sejak lahir
Waktu kecil aku mabuk imajinasiku sendiri
Aku sampai tak sadar siapasiapa di sampingku
Aku asyik dengan duniaku sendiri

Beranjak SD aku mabuk mainan
Punya uang sedikit yaa beli mainan
Kalau sudah main aku tak ingat waktu

Beranjak SMP aku mabuk sepakbola
Setiap hari selalu main bola
Tidak peduli ibu sudah marahmarah karena bajuku kotor melulu
Aku asyik bermain bola sampai lupa diri

Begitu SMA aku mabuk wanita
Tak ada yang berharga didunia ini selain si dia
Setiap hari aku smsin dan telfonin
Tanya kabar dia hari ini bagaimana
Aku ajak nonton dan makan enak
Sampai aku lupa tak pernah berbuat demikian pada orang tua

Ketika kuliah aku mabuk kampus
Setiap hari di kampus melulu
Walaupun hari libur aku pasti di sana
Tak enak sama kawan yang lain
takut dikira tak solid
Waktu berkumpul dengan keluargapun aku acuhkan saja
Sampai makan dan mandipun aku di kampus

Begitu lulus dan masuk kerja aku mabuk kesibukan
Setiap hari selalu kerja dan kerja mengejar bonus dari si boss
Yah kalau bisa naik jabatan
Mau hari raya atau hari lahirnya si ayah tetap aku memilih bekerja
Loyalitas yang utama

Aku sadar telah menjadi pemabuk duniawi
Aku dekatkan diri pada agama
Semakin dekat aku sampai lupa diri
Orang lain aku anggap salah aku yang benar
Aku kembali menjadi pemabuk

Padahal jauh hari tuhan sudah memberitahuku
Bahwa ia tidak menyukai hambanya yang pemabuk

Depok, 30 Desember 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s