Puisi

Hidup Untuk Hidup

3594

Saya sudah tidak peduli lagi pada kematian. Sejak saya tahu bahwa kematian adalah perintah yang tidak bisa ditawar lagi.

Untuk apa mempersiapkan diri karenanya? Jika kematian tidak pernah ada yang tahu kapan datangnya, bahkan bisa lebih cepat dari kata cepat itu sendiri. Saya cukup meyakininya saja.

Untuk apa saya mempersiapkan kematian? Jika kenyataannya, saya tidak pernah merencanakan untuk hidup.

Selayaknya kematian, saya meyakini hidup sebagai perintah yang tidak bisa ditawar lagi. Maka saya harus menghidupi hidup dan berusaha tidak lalai, sebagai upaya patuh pada perintah Allah.

Saya tidak hidup untuk mati. Saya hidup untuk hidup.

Jadi untuk apa saya hidup jika memikirkan mati?[]

Depok, 04 Januari 2018

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s