Puisi

Mama

Mama, Untuk apa aku harus takut padamu Kalau rasa sayang telah cukup mengingatkan siapa aku dihadapanmu… Mama, Kenapa aku harus takut padamu Kalau kasihmu lebih dulu melumpuhkanku… Ketakutan hanya untuk yang tak mengenal kasih sayang. Bukan untuk kita, Mama.[] Depok, 16 Januari 2018 Advertisements

Puisi

Hidup Untuk Hidup

Saya sudah tidak peduli lagi pada kematian. Sejak saya tau bahwa kematian adalah perintah yang tidak bisa ditawar lagi. Untuk apa mempersiapkan diri karenanya ? Jika kematian tidak pernah ada yang tau kapan datangnya, bahkan bisa lebih cepat dari kata cepat itu sendiri. Saya cukup meyakininya saja. Untuk apa saya mempersiapkan kematian ? Jika kenyataannya,…… Continue reading Hidup Untuk Hidup

Puisi

Menjerit Berbisik

Aku ucap namamu namun masih terdengar mereka Aku pelankan lisan dan tidak cukup ternyata Aku berbisik tentangmu namun masih sayup kentara Maka aku serahkan pada nafas untuk merapal namamu Sungguh hubungan ini begitu mewah Sehingga aku takut ada yang mencurinya Sebab itu aku menjeritkan beribu kata tanpa makna Apalagi tujuannya selain untuk mengecoh seribu telinga…… Continue reading Menjerit Berbisik

Puisi

Tanah

Terkadang aku iri pada tanah yang tak pernah mengelak ditempa panas matahari; Tak pernah mengeluh diserang bulir hujan yang datang beringas; Tak merasa terbebani oleh akar tumbuhan yang mencekik; Tak berontak ketika pohon tua besar menindih; Tak pernah kesal dengan tikus yang melubangi; Atau menolak dipaku dalam-dalam oleh beton Namun tak pernah sungkan mendukung benih…… Continue reading Tanah

Puisi

Tentang Cinta

Perkara tersulit lainnya setelah matematika. Betapapun saya mencoba untuk mendefinisikannya, hingga ribuan kata pun ternyata tak mampu. Setelah saya paksakan, kata bahkan sudah kehilangan nyali. Tersungkur mengharap ampun, kata telah hilang daya. Saya tetap mencoba untuk memaknai cinta, namun kata tinggalah kata, mereka menjadi setumpuk abjad tanpa nyawa. Perlahan menunggu busuk. Sebegitu dahsyatnya kah cinta…… Continue reading Tentang Cinta