Resensi

Ya Tuhan Lindungi Aku Dari Jason Ranti

Pemuda berambut gondrong itu berseloroh “Umatnya Habib Rizieq.” setelahnya baru memainkan gitar dengan dibarengi harmonika. Tak lama kemudian dia memplokamirkan diri, “Sebagai seseorang yang percaya manfaat mariyuana bagi kehidupan berbangsa dan bernegara….” Beberapa orang dihadapannya menyimak khusyuk. “Aku selaluuuuuuuuuuuuuu berdoaaaa. O, tuhan, lindungi aku selalu. O, tuhan jaga aku selalu. Dari tangan-tangan jahat. Dari mata-mata usil.…… Continue reading Ya Tuhan Lindungi Aku Dari Jason Ranti

Resensi

Mendengar Silampukau Lalu Terkenang

Perkenalan dengan Silampukau adalah suatu kebetulan pun keberkahan untuk saya. Sebuah artikel di salah satu fanzine lokal, Another Space, menyatut nama duo Surabaya ini sebagai band yang perlu didengar, yang kemudian membuat saya terkesima. Ketika itu sekitar pertengahan 2013, jika tidak salah, dan Silampukau sudah berstatus bubar dengan meninggalkan jejak rekam mini album Sementara Ini…… Continue reading Mendengar Silampukau Lalu Terkenang

Resensi

Elegi: Folk Penyendiri di Tengah Riuh Kota

Depok sebuah kota yang sedang dalam masa pertumbuhan, sejak 17 tahun silam memutuskan diri pisah dari Kabupaten Bogor. Di mana kepadatan penduduk yang berbanding lurus dengan pembangunan infrastruktur yang pesat. Menimbulkan dinamika sosial serta keruwetan tersendiri yang kadarnya menyerupai ibu kota. Di tengah rutinitas kota dengan jumlah penduduk 2.033.508 jiwa dan kepadatan penduduk mencapai 10.2555…… Continue reading Elegi: Folk Penyendiri di Tengah Riuh Kota

Resensi

Obat Mawas Diri ala Cak Nun

Tidak ada kata terlambat untuk membaca antologi esai milik Emha Ainun Nadjib satu ini. Kendati buku berjudul Gelandangan di Kampung Sendiri berisikan kumpulan tulisan Cak Nun –begitu beliau kerap disapa- yang pernah tercecer dibeberapa media nasional circa 90an, namun masih terasa relevansinya dengan kondisi Indonesia sekarang. Pada satu sisi, buku ini menyerupai kumpulan keluh kesah…… Continue reading Obat Mawas Diri ala Cak Nun